Cinta Karena Allah SWT.

Aku cinta kamu karena Allah SWT.

Sebuah kalimat yang membuat aku bingung setengah mati selama bertahun-tahun. Tapi pada akhirnya, karena obrolan dengan seorang sahabat kemarin, aku jadi ngerti.

Selama ini, banyak hal yang membuat pemikiranku ‘kabur’. Misalnya, ada si A yang pacaran dengan si B. Lalu si A ngetweet “Aku sayang sama B karena Allah, semoga kita langgeng sampai kematian memisahkan kita…happy anniv ya bep” Terus otak dan keyakinan aku bener-bener  ga nyampe sama kalimat Aku sayang sama B karena Allah-tadi. Masalahnya, si A dan B itu belum menikah. Emangnya Allah nyuruh si A untuk sayang sama si B? Kayaknya engga deh.. Bukannya Allah malah ngeharamin pacaran kan? Terus ada juga yang “Semoga Allah menyayangi hubungan kita…”. Jadi bingung kan. Gimana ceritanya Allah menyayangi hubungan yang udah jelas diharamin. Bingung kan bingung kan bingung kan. Sama.

Seorang teman kemaren bilang, lebih baik membangun cinta. Karena kalau kelak kita menikahi orang yang kita sukai tanpa dasar apapun, hanya karena rasa suka itu, artinya kita menikah dengan mengikuti hawa nafsu, bukan karena ingin mengejar Ridho Allah.

Ada sebuah cerita dari seorang guru yang aku hormati. Katanya, saat menikah dulu, si guru itu sama sekali ga ada rasa suka ke si calon suaminya. Tapi, karena agamanya yang baik dan bersedia menuntun menuju Ridho Allah, akhirnya menikahlah mereka. Dan semakin berjalannya waktu, dari awalnya yang gak saling naksir, mereka bersama-sama membangun cinta mereka dari nol sampai akhirnya bisa langgeng dan punya anak yang pinter-pinter kaya sekarang. Kereeeen.Dan itulah makna dari Aku cinta kamu karena Allah yang sebenarnya. Harus bisa konsisten sama tujuan hidup kita. Mau Ridho Allah, atau mau ngikutin rasa suka doang?

yang lagi pacaran atau apapun itu namanya, jangan pake kalimat itu ya.

Spongebob

Sebuah draft di 10 month ago

Dia adalah Spongebob, seorang lelaki yang sedang berjalan cepat menuju bangku taman kampus untuk bertemu Dora. Hai, aku Spongebob Katanya dengan menjulurkan tangan sambil tersenyum pada Dora yang sedang melamun sendiri. Spongebob masih ngos-ngosan, tapi terlihat ceria setelah bertemu Dora. Dora langsung beranjak dari kursi taman, ia berdiri dan menyambut tangan Spongebob, eh, tapi tidak jadi…

Hai, aku Dora, kamu anak baru? tanya Dora. Tapi Dora lupa kalau tangannya masih sakit akibat petualangan bersama Boots terakhir kemarin, saat ia jatuh dari atap rumah neneknya, jadi Dora menolak uluran tangan Spongebob. Lalu Spongebob mengisyaratkan tak-apa-kalau-tak-mau-salaman. Dora yang merasa bersalah segera menceritakan perihal tangannya yang terluka karena kekonyolannya jatuh dari atap rumah nenek. Spongebob hanya bisa tertawa dengan tawa khasnya yang sedikit menyebalkan. Eh, bentar, kamu anak baru kan? Dora mengulang pertanyaannya diawal tadi setelah melihat Spongebob tergelak karena cerita mengenai tangannya yang sedang dibungkus mitela itu.

Lalu Spongebob meredakan tawanya yang menyebalkan lucu itu dan berkata kepada gadis berponi itu dengan penuh kepercayaan. Iya, aku anak baru. Mohon bantuannya ya. Aku hanya bisa berharap sama kamu

.

Kehilangan

Pencopetan sepertinya sedang marak ya akhir-akhir ini… 

Oke, bukan gara-gara kemaren aku abis kecopetan lalu aku bilang ‘marak’. Tapi kemarin-kemarin juga seorang teman di kampus kecopetan handphone, lalu temen les juga kecopetan tas yang isinya dompet, handphone, dan iphone, terus beberapa waktu lalu juga aku ngeliat orang nangis sambil teriak-teriak dan bilang ‘COPEEEEET’ sambil pake napsu banget. Dan kejadian-kejadian itu berlangsung dalam selang waktu singkat sekitar dua-mingguan.

Tapi apa salahnya kita lihat hal menjengkelkan dan nyusahin banget itu dari sisi positifnya. Salah satunya menyadari kalau kita itu sebenernya nggak kehilangan apapun.

Bahkan tubuh inipun,  setiap helaan nafas ini pun, memang bukan milik kita, kan?

It’s easy to say but hard to do, right?

btw ini pake gambar batman niatnya iseng doangImage