Day 11 (atau sepuluh?)

Sebuah judul yang tidak lagi perlu penjelasan.

Pagi ini jendral keamanan agak telat dalam menjemput kami, sehingga sekitar jam delapan kurang kami baru mobilisasi ke tempat taplok. Setelah ngobrol-ngobrol, kami pun lari keliling setengah itb dua kali. Entah kenapa hari ini capek banget jadi napas dan langkahnya aga lambat. Sedihnya, perempuan yang bertahan sampai akhir cuma tiga orang, sisanya sakit dan ga kuat jadi mereka kepinggir dan istirahat. GWS, kawan :’)

Eh pas udah beres, kita pendinginan sebelahan sama KL di parkiran. Udah beres itu, kami istirahat dan mobilisasi lagi keeee selasar labtek untuk ketemu danlap. Pokonya kami lagi-lagi mengulang kesalahan yang sama. Tapi dalam masukin spek kami mengalami sedikit kemajuan. Meski aku sempet diteriakin gara-gara malah masukin spek duluan. Pokonya hari ini banyak quotes bagus dari danlap, tapi aku cuman inget satu, yaitu masalah akan membuat kalian menemukan diri kalian yang sebenarnya. Beres itu, kami langsung dapet materi tentang alat-alat untuk survey di kelas 1401. Ini adalah waktu yang sangat mantap untuk tidur. Kenapa? Karena suasananya sejuk, dengan keadaan kami kecapean kurang tidur dan abis olahraga plus push up abis-abisan. Alhasil aku nangkep materinya nggak maksimal.

Setelah selesai materi, kami dimobilisasi ke selasar kebab dan ketemu anak mete. Ternyata kita akan maen sebuah games yang pada intinya kita harus nyuri dokumen dari jendral-jendril. Maennya tuh semacam ucing-ucingan. Kita ga boleh ketemu sama jendral-jendril berjahim karena akan di-freeze dan dipenjara. Tapi kitapun bisa menjarain jendral-jendril dengan cara nepuk slayer mereka dari belakang sambil teriak ‘freeze’. Kalau kata anak cowok yang suka maen games sih ini kayak assasin atau final fantasy. Cakupan permainannya adalah seluruh itb dan durasinya tiga jam. its gonna be fun!! Kami akhirnya bikin basecamp di basement dopping. Kami mulai ngatur rencana dan segalanya. Aku ikut sama kelompok yang menyisir di daerah tenggara.

Jadi ceritanya waktu itu aku dan tiga orang teman lagi di cc timur untuk nyari keberadaan si kaka ber-dokumen itu. Eh ternyata kami dikepung depan dan belakang sama para polisi. Akhirnya, kami turun ke cc timur lante bawah dan ngumpet di balik kursi-kursi dan alat lainnya. Pas lagi tegang kaya gitu, ternyata kami malah diteriakin satpam dan diusir :’) Jadilah kami punya dua musuh; pa satpam dan polisi berjahim.

yah pokonya seru banget lah, males lanjutin euy tugas pengayaan dan laporan masih menanti

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s