A Gift From Bestfriend

I’m the blessed one that having a best best friend. She gave me this when I was cryin and felt so damn alone in this world:

Untuk Warnamu

Posted on 31/07/2013 by 

Tinta yang tergoreskan di buku catatanmu tak akan pernah terganti
Posisi maupun warna tinta itu, sejati tak teganti
Memiliki kedudukan tersendiri di sana, selalu

Seperti warna-warni dalam harimu yang digoreskan manusia-manusia itu
Silih berganti menghiasi warna hidupmu sendiri
Menempati posisi tersendiri di hatimu adalah kawan bahkan mungkin lawan

Kau tak akan kehilangan, ku pastikan
Karena warna-warni itu akan terpatri jelas dalam hatimu, sejati
Kemarin yang menghiasi hari-harimu, bahkan mungkin untuk hari ini

Kau tak akan bersedih bukan?
Karena kau juga mengerti apa arti warna-warni mareka dalam hidupmu
Tak akan tergantikan, ku rasa dan kau pun pasti tahu itu

Aku yang hanya bisa mendengar celotehanmu tentang ini-dan-itu
Hanya bisa berharap kau diberkahi oleh Sang Pengatur warna harimu
Menitipkan secuil doa untukmu, hanya itu yang ku sanggup

Kau tahu ?
Kau adalah penguat untuk Biruku di sini, menemani hariku yang kelabu
Kau sering berkata tidak untuk setiap kelabu yang ku adukan padamu
Untuk persahabatan yang tak pernah ku sentuh sebelumnya, aku bahagia

Mungkin aku tak bisa menggantikan posisi warna-warni harimu yang lalu
Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa
Mungkin di sini aku hanya bisa menghiasi harimu dengan Biruku sendiri
Karena hanya itu yang ku sanggupi

Semoga Sang Pemilik Semesta Ini menaburkan sejuta warna untuk harimu
Esokmu, dan hari-hari yang akan kau lalui di masa mendatang
Mungkin akan tanpa aku, kurasa aku akan bersedih atas ini

Maafkan aku kawan,
Untuk aku yang tak bisa membantumu tentang banyak hal
Maafkan aku kawan
Untuk aku yang hanya bisa mendengar tanpa pernah berkata
Maafkan aku

Semoga Allah senantiasa menaburkan warna-warni untuk harimu
Semoga Allah selalu melindungi hidupmu dan dirimu sendiri,
Amiiinn.

Untuk 34.560.000 sekon yang berlalu
Aku senang bisa mengenal baik dirimu
Mungkin menangis bisa meluturkan hitam sedihmu

Thank you so much, for your ears that always listen to me-my trash-my stupid-unimportant-story. Thank you for being there when nobody was. Thank you for your shoulder when I’m crying. And your…..everything!

I owe you! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s