:(

Menjadi fasik adalah hal yang paling sering menghantui diri. Fasik itu tahu mana benar dan salah tapi kadang menafikan. Dulu aku sering bertanya-tanya, mengapa Abu Jahal tahu Islam itu kebenaran tapi tidak mau mengikutinya?

Sekarang aku mengerti, karena jawabannya akan sama dengan pertanyaan: Kenapa kamu tahu sholat itu wajib tapi masih melalaikan? atau juga, kenapa kau tahu Al-Qur’an itu pedoman hidup tapi malah dipakai sebagai ‘penolak bala’ semata?

Karena percuma jika mengetahui ilmu-ilmu tanpa aplikasi.

Percuma, merasa kebahagiaan dengan bersama-Nya jika orang lain bahkan tak mengenal-Nya. Karena kebahagiaan itu wajib-sungguh wajib- untuk dibagi.

Ya Allah, beri kami kekuatan keluar dari zona nyaman ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s