One Day In The Past

Hati-hati dengan hampa. Hati-hati dengan kosong. Hati-hati dengan kesedihan tak berujung. Jangan sampai semuanya membuatmu seolah-olah tidak memiliki Allah SWT yang padahal selalu ada untukmu, tapi kau, menganggapNya tak ada?

jangan terlalu sedih, kamu kok kayak gak punya Allah aja?

Lagi-lagi hasil obrolan. Well, senang sekali punya teman yang berani melemparkan pasir kemataku, meski ia tak sadar. Terimakasih! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s