Ready?

Bukan, idul fitri itu ada bukan untuk merayakan kebebasan muslim untuk bisa kembali makan sepuasnya disiang hari. Bukan juga untuk merayakan tak perlu sholat tarawih sampai jidat menghitam dimalam hari.

Lalu bukan pula, sungguh bukan Idul fitri dirayakan untuk merayakan kembali minimnya bacaan Quran kita seperti yang biasa dilakukan sebelum ramadhan. Dan lagi bukan! Idul fitri dirayakan bukan untuk merayakan lepasnya kewajiban kita untuk berzakat, sungguh bukan!

Bahkan sangat tak pantas jika kita merayakannya karena belenggu setan mulai terbuka kembali. Dan tentu bukan juga dirayakan karena telah perginya bulan penuh ampunan dan bonus-bonus untuk keabadian.

Bukan kah idul fitri itu permulaan pembuktian seberapa berkualitasnya ramadhan kita kemarin?

Jika sholat malam kembali ditinggal, Quran kembali menjadi pajangan, aurat kembali jadi tontonan, ingkar janji kembali menjadi wajar, amarah kembali mudah meluap, lalu apalah arti mulianya ramadhan kemarin bagi diri kita?

Ramadhan itu perlu bukti, apakah ia hanya menjadi formalitas semata, atau benar menjadi jalan Taqwa seperti yang Ia harapkan?

Dan inilah hari pertama pembuktian itu dimulai!

Are you ready?

a note to self.

Semoga bertemu Ramadhan selanjutnya aamin 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s