Belajar

Apa ini?

Setelah 8 bulan lebih beberapa hari menjadi orang berkepala dua, aku baru menyadari betapa waktu benar-benar terbang cepat tak pernah peduli kenangan apa yang ia tinggalkan. Bahkan kita sering mengejarnya dengan terseret, waktu tak pernah mau tahu, yang ia tahu hanyalah berlari. Mau tak mau kita harus ikut. Kalau tidak, aku bisa mati menjadi budaknya.

Mungkin aku terlambat kalau bilang sekarang ini adalah masa peralihan dari seorang anak menjadi orang dewasa. Sangat terlambat.

Jika terus me-nanti saja-kan kebiasaan kecil yang perlu diubah, kapankan itu akan terjadi? Waktu yang terbaik adalah saat ini.

Baiklah, aku akan berusaha takan pulang malam lagi untuk semester depan. 

………………….gaknyambung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s