A Nite Man

Keluhan yang sering secara tak sengaja terucap di hari-hari terakhir ini adalah: ngantuk. Nemu kasur dikit, rasanya pengen langsung rebahan dan main hp sebentar, lalu ketiduran. Padahal masih siang. Orang dirumah sepertinya sudah bosan dengan keluhan ngantuk-ku dan bosan mendapatiku ketiduran dikasur saat hari sudah terang (dan dalam sehari bisa terjadi beberapa kali tidur siang). 

Sebenernya udah sering sih dikasih tau untuk: ayo semangat dong jangan males-malesan aja! Tapi nasihat mama yang tadi ini rada membuat aku mikir. Tadi beliau berkata: “teteh, Allah tuh udah sengaja bikin malam hari biar kita istirahat. Bukan malah beraktivitas malem-malem terus siangnya malah tidur mulu.”

Iya sih. Sejujurnya sejak kuliah, waktu tidur jadi berubah drastis bagaikan kelelawar yang tiada tidur siangnya. Semua orang mengalami hal ini, kurasa. Aku juga pernah dikasih tau teteh-teteh farmasi kalau se-banyak apapun tugas, kita harus tetep tidur minimal dari jam 10 sampai jam 2. Alesannya sih lupa lagi kenapa, tapi yang pasti itu emang jam dimana tubuh akan bisa istirahat maksimal meskipun bentar. Jangan tidur jam 3 atau subuh setelah kelar tugas (katanya). 

Pola tidur yang salah ini juga, kata si teteh farmasi, bahaya buat kesehatan. Bisa anemia, dan lain-lain (lupa).

Sulit juga mengubah pola tidur yang udah rusak ini. Akibatnya, tiap tengah malem, aku selalu pindah ke kamar adik dan ngebangunin dia nyuruh nemenin untuk gak tidur. Namun nihil, karena mereka semua memang anak yang tidurnya nyenyak dimalam hari. 

Tulisan ini ingin mengingatkan diri untuk mengubah pola tidur yang salah menjadi yang benar, sekaligus pengingat bagi anda para mahasiswa sibuk yang sulit tidur malam hari namun sangat kebo dipagi hari.

Nih ya biar makin semangat untuk tidak begadang:

Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya ; dan menjadikan siang terang bendarang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur (Qs. Ghafir : 61)

 

Dan diantara tanda-tanda (kebesaran) -Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh , pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan (Qs. Ar-Rum 23) 

 

Dan Dia-lah yang menjadikan malam untukmu (sebagai) pakaian dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha.” (QS. Al-Furqaan: 47)

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s