Pulang Dengan Bulan

Aku hanya ingin menjadi matahari dimalam hari. Yang wujudnya tak terlihat, dan hanya bersembunyi dibalik bayangmu. Tapi aku janji, aku janji untuk terus menerangi hidupmu, agar kamu tetap indah dan bisa menyelamatkan manusia-manusia bumi. Aku janji akan senantiasa memancarkan cahayaku–meski artinya aku akan membunuh diriku sendiri–untukmu. Tapi kau juga harus janji, biarkan aku tetap ada pada malam. Aku tak suka terlihat. Ah, maksudku, bukankah hanya dengan malam, bulan dan matahari dapat berkolaborasi?

Untuk bulan penuh yang muncul saat aku pulang kampus dengan kepenatan, kau menghibur!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s