Jangan Loncat

20150622-023745 PM.jpg

Kadang kita merasa bahwa hidup ini tidak berguna. Rasanya hanya ingin hilang saja. Lelah, namun lelah yang tidak berguna. Capek, namun tak ada hasil yang bermanfaat. Melihat gambar diatas rasanya ingin loncat saja. Baiklah akan kuralat kalimat pertama tadi, maksud tulisan ini bukan mengenai ‘kita’ tetapi ‘aku’. Kuharap hidupmu bersemangat dan selalu bermanfaat! 🙂

Ada benarnya, bahkan memang selalu benar, perkataan Kalamullah itu. Bahwa Allah SWT menyuruh kita untuk berpegang pada tali yang kuat dalam menjalani kehidupan. Jangan berpegang pada tali buatan thagut (sekutu-sekutuNya) yang amat lemah seperti rumah laba-laba.

Mungkin akhir-akhir ini aku berpegang pada rumah laba-laba. Menomorsatukan harapan kepada manusia. Bergantung pada manusia-manusia yang bahkan sebenarnya tidak kukenal. Dan melupa bahwa hanya Dia yang dapat menuntunku dan mengembalikan semua harapan.

Kuharap diri ini segera dikuasai kembali olehNya. Bukan oleh pengharapan atas manusia oleh manusia dan dari manusia.

Maka sekalinya dapat tali yang kuat, jangan pernah melepasnya.

tentang tali yang kuat, bisa dilihat dalam Ali Imran
tentang laba-laba, bisa dilihat dalam Al Ankabut

Endless

Sepertinya penghuni TPU Sirnaraga semakin bertambah di tahun ini. Banyak spot yang dulu kulihat kosong sekarang sudah bernisan, dan bertuliskan ‘Wafat:….2015’.

Aku pernah bertanya-tanya, nanti kalau udah penuh gimana? Dulu, seseorang menjawab, aku lupa siapa. ‘Ya makam yang udah lama dan keluarganya ngga bayar buat diurusin bakal ditempatin sama penghuni baru’ …….Aku kaget, menyadari se ngga berharganya itukah manusia. Sekali ga bayar, udah deh goodbye dan dilupakan. Tapi dipikir-pikir, memang waktu benar-benar akan melumatkan manusia beserta kenangannya (re:nisan).

Bayangin aja kalau makam manusia dari jaman nabi adam masih ada, pasti kita udah tinggal di mars karena bumi udah penuh dengan makam-makam. Tanah kita injakpun mungkin akumulasi dari mayat-mayat entah tahun dan zaman apa. Itulah, kenapa jadi manusia jangan sombong. Karena akan berakhir menjadi ketiadaan. Kecuali kalau memiliki amal jariah dan bermanfaat bagi orang lain.

Tadi ada salah satu makam masih basah, yang disampingnya terdapat sebuah gitar-gitaran unik, bertuliskan: ‘We Love You’ dan beberapa tulisan lain yang tak sempat kubaca. Terlihat bahwa penghuninya masih muda dan memiliki teman-teman yang sangat sayang padanya. Pernah juga aku ga sengaja baca surat cinta dari seorang cewe ke pacarnya yang di makamin di dekat makam nenek. Aku lupa redaksinya kaya gimana, tapi itu sangat menyentuh hati dan sweet plus sedih banget:(

Semoga muslimin&muslimah yang ada di alam barzakh diberikan di tempat terbaik disisiNya.

1 Ramadhan

20150618-023640 PM.jpg

Junior High School

7 tahun lalu, kami pernah dipanggil kepsek. Diancam berbagai hal karena sudah kelewatan. Akhirnya kami semua menangis sambil bersihin wc dan ngepel selasar sekolah (antiklimaks bgt ya). Kami bersyukur karena ternyata sanksinya hanya bersihin sekolah.

Kami juga sering hujan-hujanan, membuat penumpang angkot saat pulang jijik melihat kami yang jibreg.

Kami sering tertawa diangkot pulang, dan membuat penumpang lain ikutan tertawa.

Kami juga sering main air saat waktu sholat. Membuat kami sering disindir setiap apel penutupan.

Meski begitu, kami juga senang berbagi cerita dan menulis diary.

20150613-115143 AM.jpg

Akhirnya kami dipertemukan kembali…
Selamat tinggal masa lalu yang suka disindir wakasek, sekarang kita udah pada mau lulus! (Taun depan deng)(aamin)