Sakit

Kata orang bijak, cinta itu seperti satu tubuh. Jika kaki kita terluka, maka dengan segera otak berfikir cepat apa yang harus dilakukan, mata mencari betadine, tangan menggapainya dan mengobati lukanya, wajah menyeringai, hati sedikit kecewa, dan seluruh bagian tubuh akan bergerak guna menutupi luka ini. Tidak ada satu selpun yang diam ditempat tidak peduli apa yang terjadi di kaki.

Tetapi kalau ada seseorang atau sesuatu yang kau akui kau mencintai itu, sedang sakit, tetapi kamu tidak ikut merasa sakit dan bergerak menutupi luka, mungkin sebenarnya kamu sedang berbohong.

Kalau kamu bilang itu nggak penting untuk diusahakan karena sudah ada bagian tubuh lain yang mengerjakannya, mungkin sebenarnya kamu belum menjadi bagian dari dirinya.

Terlalu bohong bilang semuanya sudah ada di hati dan tidak perlu usaha. Karena siapa yang bisa baca–apa itu namanya–hati?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s