Unknown

Aku mencarimu kesetiap sudut kota. Cafe cafe tempatmu biasa berdiam diri dihadapan laptopmu. Juga kesetiap cangkir cangkir kopi dimana kau menyeruput. Terutama tempat-tempat penyendiri. Tetapi tidak lagi aku bisa menemukanmu.

Aku terkadang menyengaja naik kendaraan umum yang kau biasa kendarai. Mulai dari bus kota, angkutan umum, hingga ojeg di depan jalan rumahmu. Jangan salah, aku juga sudah memeriksa rumahmu, kosanmu, bahkan apartemen di tahun pertama kau tinggal dikota ini, semuanya kosong. Aku menghempaskan badanku ke sofa dengan pakaian tidur dan rambut acak-acakan, sambil sesekali menghirup teh manis hangat. Berfikir kemana lagi aku akan mencari.

Ide brilian kemudian muncul, aku segera mandi dan bersiap. Aku menuju setiap kantor kecamatan tempatmu pernah tinggal, lalu ke dinas kependudukan, atau kalau nihil, aku akan ke petugas migrasi bahkan imigrasi.
___________________________

Sore ini aku sudah duduk diberanda rumahku. Tersenyum puas akan hasil yang kudapat hari ini. Aku tahu dimana kau berada. Kau tidak ada disatupun data kecamatan, bahkan dinas kependudukan di kota kecil ini, apalagi dalam catatan imigrasi dan migrasi. Aku sudah juga ke tempatmu kuliah, namamu tidak pernah tercatat sebagai mahasiswa, lalu mengapa kau mengaku?

Aku akhirnya menelusuri isi kepalaku. Ternyata keberadaanmu adalah tidak ada. Tidak disini, tidak di masa laluku, tidak dimasa depanku, tidak pernah pula dihatiku, apalagi anganku.

20161204-012113 PM.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s