Aleppo

Menanggapi kasus Aleppo, kita bisa mengenakan berbagai kacamata untuk melihat tragedi tersebut. Mulanya aku anggap ini pemberontakan rakyat terhadap pemerintahannya, lalu setelah lihat berbagai sumber, ternyata cukup sarat akan isu politik dan melibatkan berbagai negara termasuk paman sam. Kisah ke tiga adalah mengenai perang antara Syiah dan Sunni. Semuanya sempat aku percayai. Sebagai manusia yang logis, tentu alasan ke-2 lebih masuk akal, apalagi dengan peran serta negara-negara adidaya.

Tapi kita juga ga bisa menutup diri mengenai keberadaan syiah disana. Yang bahkan pemerintah sana bisa mengibarkan bendera Ya Hussain tinggi-tinggi!  Banyak yang masih beranggapan Islam Syiah dan Sunni itu sebenernya satu, sama2 Islam. Gak sama sekali. Syiah memiliki agenda-agendanya sendiri dan cara pandang jauh beda dan sangat berbeda kalo dibandingin sama Islam.

5891441_20140317050623.jpg
bendera Ya Hussain! di Suriah

Kalo diliat dari kacamata Islam, Syam ini juga sarat akan sejarah dan kisah akhir zaman. Juga perseteruan akhir zaman melawan pasukan dajjal. Yang jelas, pemimpin Yahudi pernah mengatakan bahwa mereka benar-benar menantikan Al Masih Dajjal.

Syam merupakan negara yang sering sekali di dengar dikalangan Umat Islam karena sering tercantum di Quran dan Hadist. Syam di jaman sekarang meliputi empat negara: Yordania, Libanon, Palestina, dan Suriah. Negri Syam sering dikatakan merupakan negri yang berkah. Pun dipenghujung dunia, Nabi Isa AS dikatakan akan turun di Aleppo (Syam), perang akhir zaman terjadi di Syam, benteng ummat Islam di Syam, dan bahkan Dajjal mati di Syam dibunuh oleh Nabi Isa AS. Berikut hadist-hadistnya yang menceritakan apa yang aku udah bilang tadi:

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata : Rasulullah bersabda :

Aku bermimpi melihat tiang kitab (Islam) ditarik dari bawah bantalku, aku ikuti pandanganku, ternyata ia adalah cahaya sangat terang hingga aku mengira akan mencabut penglihatanku, lalu diarahkan tiang cahaya itu ke Syam, dan aku lihat bahwa bila fitnah (konflik) terjadi maka iman terletak di negeri Syam.(Shahih, Al-Hakim (4/509), Abu Nu’aim dalam Hilyah (5/252), di shahihkan oleh imam Al-Hakim, Al-Haitsami dan Al-Albani (Majma’ Zawa’id (10/59))

Dikatakan juga bahwa jika Syam hancur, maka fitnah akan timbul dimana-mana.

Beruntunglah negeri Syam. Sahabat bertanya: mengapa ? Jawab Nabi saw: Malaikat rahmat membentangkan sayapnya di atas negeri Syam.” (HR. Imam Ahmad)

Ya Allah, berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah kami barakah pada negeri Yaman. Para sahabat bertanya: termasuk Nejed ? Rasulullah berdoa: Ya Allah berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah kami barakah pada negeri Yaman. 

Para sahabat masih bertanya: termasuk Nejed ? Rasulullah saw menjawab: Di sana (nejed) terjadi gempa dan huru-hara, dan di sana muncul dua tanduk syetan. (Shahih, HR. Bukhari no. 1037, 7094, Tirmidzi (3953), Ahmad (2/90, 118), As-Shahihah (5246))

Nejed terdapat di Arab Saudi. Maksud hadist tersebut adalah Rasul minta keberkahan di negri Syam : Libanon,Yordania, Suriah, dan Palestina. Tetapi seorang meminta agar Arab Saudi juga didoakan. Tapi Rasul menolak karena justru negara itulah yang di penghujung terdapat huru hara dan dikatakan “muncul dua tanduk syetan”.

Fitnah itu datangnya dari sana, fitnah itu datangnya dari arah sana, sambil menunjuk ke arah timur (Nejed). (HR. Muslim dalam Kitabul Fitan)

Waktu kapan, aku pernah liat video orang Aleppo yang nangis sambil bilang, “kemana umat Islam? Bukankah kelak nanti kalian akan berkumpul disini? Tapi dimana kalian sekarang?”  Aku yang ga ngerti malah bingung, emang iya nanti ummat Islam akan ke Aleppo?  Eh ternyata iya. Semoga aku termasuk kedalamnya.

Pada akhirnya umat Islam akan menjadi pasukan perang: satu pasukan di Syam, satu pasukan di Yaman, dan satu pasukan lagi di Iraq. Ibnu Hawalah bertanya: Wahai Rasulullah, pilihkan untukku jika aku mengalaminya. Nabi saw: Hendaklah kalian memilih Syam, karena ia adalah negeri pilihan Allah, yang Allah kumpulkan di sana hamba-hamba pilihan-Nya, jika tak bisa hendaklah kalian memilih Yaman dan berilah minum (hewan kalian) dari kolam-kolam (di lembahnya), karena Allah menjamin untukku negeri Syam dan penduduknya.” (Shahih, HR. Abu Dawud (2483) Imam Ahmad (4/110) Al-Hakim, dan Ibnu Hibban, di shahihkan oleh Al-Hakim dan Al-Albani).

Oke mungkin aneh karena tiba-tiba memunculkan hadist peperangan akhir zaman. Jadi, dari kacamata Islam, tragedi di Aleppo ini sudah diprediksi oleh Rasul melalui hadist dibawah ini, dimana tragedi di Aleppo merupakan salah satu ciri kiamat, yang setelah itu disusul dengan kemunculan Dajjal, Al-Mahdi, Perang akhir zaman, turunnya Nabi Isa AS, kematian Dajjal, Islam berkuasa selama 7 tahun, wafatnya Nabi Isa, lalu kembali huru hara dan orang Islam dimatikan seluruhnya, lalu kiamat Kubro. Tenggat waktunya kapan Wallahu Alam Bish Shawab, yang jelas semakin lama tanda2 sedikit demi sedikit bermunculan.

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga kaum Rum turun di kota Amaq (lembah Antioch, Selatan Turki) dan di Dabiq (Aleppo, Syria). Kemudian datanglah suatu pasukan yang menghadang mereka dari Madinah, yang berasal dari penduduk pilihan bumi. Dan ketika mereka sudah berbaris-baris, maka berkatalah orang Rum, ‘Biarkanlah (jangan kalian halangi) antara kami dengan orang-orang yang memisahkan diri dari kami (yang masuk Islam) untuk kami perangi’. Maka kaum Muslimin berkata, ‘Demi Allah, kami tidak akan membiarkan kamu memerangi saudara-saudara kami’. Dan ketika mereka (Al-Mahdi serta para pengikutnya) telah sampai di Syam, keluarlah Dajjal. Dan ketika mereka sudah bersiap-siap untuk berperang, mereka berbaris dengan rapi. Tiba-tiba, ketika waktu shalat sudah masuk, turunlah Nabi Isa Ibn Maryam a.s.” (HR.Muslim)

Makanya, mungkin kalau dari kacamata politik orang-orang pada sedikit bingung, kenapakah orang Islam yang riweuh? Dulu juga aku ga ngerti apa-apa sempet bertanya-tanya kenapa pada sibuk ya orang-orang? Ternyata,  kedudukan Syam sebegitu mulianya, terkhusus Aleppo, adalah tempat turunnya Nabi Isa AS dan berbagai kejadian lainnya di akhir zaman.

Ketika Allah telah mengutus al-Masih Ibnu Maryam, maka turunlah ia di menara putih di sebelah timur Damsyiq dengan mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan waras dan za’faran, dan kedua telapak tangannya diletakkannya di sayap dua Malaikat; bila ia menundukkan kepala maka menurunlah rambutnya, dan jika diangkatnya kelihatan landai seperti mutiara. Maka tidak ada orang kafirpun yang mencium nafasnya kecualipasti meninggal dunia, padahal nafasnya itu sejauh mata memandang. Lain Isa mencari Dajjal hingga menjumpainya dipintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal. Kemudian Isa datang kepada suatu kaum yang telah dilindungi oleh Allah dari Dajjal, lalu Isa mengusap wajah mereka dan memberi tahu mereka tentang derajat mereka di surga.(Shahih Muslim, Kitab al-Fitan wa Asyrathis Sa ‘ah, Bab DzikrAd-Dajjal 18: 67-68).)

 Menara putih di timur Damaskus adalah tidak lain tidak bukan berada di Aleppo yang merupakan Masjid Bani Umayyah. Karena hanya mesjid itulah yang satu-satunya berwarna putih di timur Damaskus.
.
Menurut yang aku dapet lagi kemaren dari Ust Rahmat Baequni dan beliau nunjukkin hadistnya tapi aku ga nyatet, ternyata nanti yang pertama memerangi umat Islam adalah syiah dan fitnah yang timbul di jazirah Arab. Sementara syiah berada bersama yahudi.
.
Simpulannya, kisah Aleppo ini bukan hanya sarat akan politik. Tapi dalam Islam pun, kisah ini adalah kisah penutup. Kalau gak percaya akan adanya dajjal, bukankah doa dalam sholatpun sudah “template”nya di tiap tasyahud akhir untuk berlindung dari fitnah Al-Masih Dajjal?
.
Wallahu Alam Bish Shawab, Allah yang Maha pembolak balik hati, semoga selalu menetapkan hati kita pada kebenaran. Maaf acak-acakan dan ga terstruktur, sebenernya masih banyak dan harusnya disampaikan lebih lambat dan rinci, tapi keburu malem, nanti dilanjut lagi di selanjutnya. Mungkin mengenai turunnya Nabi Isa AS yang didapet dari Ust Rahmat Baequni lagi tempo hari. Kalo salah maap karena memang ilmunya masih terbatas dan ini sekedar hasil rangkuman rangkuman aja. Wassalam
Advertisements