Unforgivable

Kalau mau agak lebay, boleh dibilang manusia dan dosa itu seperti dua sisi mata uang yang susah buat dilepas. Tapi kita tahu bahwa Allah Maha Baik dan mengampuni segimana besarnya dosa kita asalkan kita bertaubat dan ga mengulanginya lagi.Sebbbbesarrrr2nya dosa akan Allah ampuni.

Yah, jadi, minder karena dosa dan perasaan ngerasa ‘ga pantes buat deket sama Allah’ itu adalah hal yang sia-sia banget karena, atulah, “tinggal” menyesal, bertaubat, maka Allah akan mengampuni. Timbangan dosa jadi nol.

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS. Az Zumar: 53-54).

Tapi ada suatu dosa yang lumayan…………

Lumayan sedikit rumit dan ngeri juga. Yakni dosa atau berbuat salah kepada sesama manusia. Makanya aneh dan ketauan asbun banget orang yang ngomong bahwa antara Islam dan relasi antar manusia itu kontradiktif. Ya sering dengerlah bahwa “lebih baik ga beragama daripada beragama tapi jadi a**h**e.” Entahlah si yang bikin kalimat itu memahami agamanya seperti apa, tapi yang jelas kalau di beneran Islam, hubungan sesama mausia ini penting. Dan justru ini masalah besar.

Kalau apa jadi masalah? Kalau kita menyakiti orang lain (misal lewat harta, perasaan, perbuatan, prasangka, ghibah, dst) dan kita ingin taubat. Karena taubatnya bahkan ga segampang tobat yang dosanya ke Allah (contoh: ninggalin sholat). Sebelum Allah menerima taubat karena kesalahan kita ke sesama manusia, kita harus minta maaf dulu dan dimaafkan oleh orang yang kita zolimi tersebut.

Welllll kadang mau ngakunya aja takut banget, kaya, “eh aku sering loh gibahin kamu, maafin yaaa” atau “aku berprasangka kalau kamu orangnya malesin, maaf yaaa” atau, “maaf yaaaa wahai seluruh manusia Indonesia, aku ngambil uang e ktp kamu sehingga kamu jadi susah ngurus lain2nya karena e ktp kamu ga kecetak2” ok. curhat.

Ya, masalah menghina sesama aja entah bakal diampuni apa engga, apalagi yang menyangkut kemaslahatan banyak manusia. Boong dan salah kalau banyak anggapan bilang Islam itu cuman peduli sama ibadah ritual dan keagamaannya doang, tapi sesungguhnya hubungan hablumminannass nya juga ga kalah penting. Maka sesepele utang sama sahabat karib yang saking karibnya suka pautang2, mungkin lebih baik bikin kejelasan kalau sudah sama2 ikhlas. Maka sesepele “jaga ucapan” juga bener harus dilakukan.

Wallahualam bis-shawab. Ditulis oleh yang kesalahan ke manusianya juga banyak banget 😦

Orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang pada hari Kiamat datang membawa amalan shalatnya, puasanya, dan zakatnya. Pada saat yang sama, ia juga membawa dosa mencaci si fulan, membunuh si fulan, memakan harta si fulan. Pahala kebaikan-kebaikannya lalu diambil untuk diberikan kepada si fulan, si fulan, dan si fulan. Apabila kebaikannya habis sebelum dosanya tertebus, akan diambilkan dari kesalahan orang-orang yang terzalimi itu untuk ditimpakan kepadanya lalu ia dimasukkan ke dalam neraka.” (HR Muslim).

“Barangsiapa yang mempunyai kezhaliman kepada saudaranya mengenai hartanya atau kehormatannya, maka diminta dihalalkanlah kepadanya dari dosanya itu sebelum datang hari di mana nanti tidak ada dinar dan dirham (hari kiamat), di mana akan diambil dari pahala amal kebaikannya untuk membayarnya. Kalau sudah tak ada lagi amal kebaikannya, maka akan diambil dari dosa orang yang teraniaya itu, lalu dipikulkan kepada orang yang menganiaya itu” (HR. Bukhari).

 

bvcs.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s