Kejahatan Pena

Miris melihat dewasa ini pena pena menjadi semakin tajam, terlebih setelah ia bisa digunakan hanya dengan dua ibu jari saja. Jelas ini adalah tanda hayat semakin akan berakhir seperti yang disabdakan Nabi terakhir. 

Bahwa penghujung dunia ini akan diliputi oleh orang orang yang senang menulis namun justru dengan itu muncul berbagai keburukan. Karena mereka menulis dengan praduganya saja tanpa ilmu yang pasti.

 Ya jelas sekali contohnya kita lihat didepan mata. Segala prasangka kotor di hati yang selayaknya kita bersihkan sendiri dan disembunyikan sedalam-dalamnya malah ditumpah ruahkan dengan ringannya melalui jempol jempol sendiri. Tidak usah peduli akan hati dan keyakinan para pembacanya yang padahal bisa saja sahabat sendiri. Permusuhan kemudian mudah tersulut dengan siapa saja. Api adu domba semakin mudah melahap siapa saja yang mudah percaya.

 Seolah pertanggungjawaban dan hari pengadilan atas pekerjaan tangan tidak akan terjadi, padahal apakah ada yang lebih adil daripada penghakiman oleh Allah?

Your Earphone’s Protector

Here I am starting a new category of my blog called Do-It-Yourself.

 Things you need to make an earphone’s protector is a knitting needle (hakpen), some colours of yarn and for sure, your earphone or your charger.

It is so easy for you who is used to do knitting. You only have to doing a regular knit stitch and involve your earphone’s cable in it. ((Tbh I just learn knitting 2 weeks ago hhhheu.))

The first step will be explained in a pic below

As I said before all you have to do is make a knit stitch, but the difference is do not forget to put your cable between the circle and the yarn just like this pic:

Yeah that’s all. I am going to upload the video soon. 

Breadegg #recipe

Ini adalah sebuah resep nenek moyang kami. Biasanya kalau pagi pagi lagi ingin, maka aku membuat sarapan dengan ini. Pada dasarnya ia terbuat dari roti dan telur. Kalau kamu tahu cara bikinnya, mungkin kita memiliki nenek moyang yang sama.

Bahan yang diperlukan hanyalah:

1. Roti 2. Telur 3. Susu/kopi 4. Gula dan garam

Sangat mudah kan????

Caranya hanyalah begini:

Potong bagi empat roti tawarnya. Jumlahnya sesuaikan saja. Buat satu telur bisa 4 slice roti tawar biasa atau 2 slice roti gandum.

Kemudian di mangkuk terpisah, siapkan telur. (Harus pisan ada gambarnya)

Karena dirumah adanya susu bendera, maka aku buat segelas kecil susu. Biasanya kalau vavorit aku adalah pake cappucino atau kopi kopi instan. Biar rasanya kaya roti boy heuheuheu. Kemudian susu/kopinya masukkan ke telur.

Di gambar atas terlihat ada keju kenapa? Karena iseng aja hehe. Boleh pake boleh engga sesuai selera. Kalau bisa pake kejunya yang melt. Kalau engga nanti susah dipanasinnya.

Maaf ya kalau minim karena ini dari hp. Masukkan sedikit garam dan gula sesendok makan kedalam adonan telur dan susu yang udah dikocek.

Siapkan api yang kecil dan penggorengan yang sudah ada menteganya. Lalu satu persatu rotinya masukin ke adonan telur susu. 

Begitulah penampakan miringnya ketika semua roti sudah direndam telur dan segeralah masukkan ke penggorengan dengan api super kecil. Agar supaya adonan telur di dalam roti juga ikut matang.

Karena lama, kamu bisa nunggu sambil cuci piring. Atau kalau seperti aku yang ga sabaran, tutup ajalah biar cepet panasnya.

Jika sudah matang dan sudah dibulak balik maka angkatlah. Sudah jadi!! Tinggal tambahkan topping suka2 seperti eskrim atau apalah. Karena maklum abis pindahan, jadi yang aku bikin hanya pakai cokelat dan keju ajah.

Meski keliatannya biasa aja tapi kalau kamu bisaan masaknya maka enak tau! Ini adalah makanan yang sejak sd hingga hari ini aku sukai. Karena gampang dan ga membosankan. Bisa eksperimen juga susunya diganti dengan apa aja. Seperti matcha, kopi, dan varian rasa lainnya. Semoga bermanfaat.

“Open Your Mouth”

Ini tulisan hasil lecture Zakir Naik kemarin di UPI, Bandung (sesi tanya jawabnya ga ditulis tapi). Judulnya adalah “Da’wah or Destruction” Singkat aja, karena ada yang sekip dan lupa ga dicatet.

Sebelum mulai, beliau mengangkat fakta bahwa Indonesia adalah negara muslim terbanyak di dunia *applause dari penonton*. Tetapi ada fakta lain, yakni sebaliknya, Indonesia bukanlah negara yang menggunakan Quran dan Sunnah.

“Do you love Allah and Rasul more than your family, your mother, your father, or your wife?” Katanya setelah minum sedikit.
“yeeeeeeeeeeeeeeeeeees” jawab peserta. Dalam hati, aku berdoa semoga saat aku bilang yes itu teh ga omdo. Aamiiin.

“Bagaimana kalau saat kalian lagi diluar, ibu di rumah dicaci maki tetangga. Saat kamu pulang, akan ngapain?” tanyanya.

Peserta menjawab macem2; break his leg, hit them, marah-marah, dll

Sekali lagi ditanya, “do you love Allah more than your family, your mother, your father, or your wife?” lagi lagi jawabannya ya.

“bagaimana kalau ada yang menghina Allah, apakah reaksi kalian sama seperti tadi; break their legs, hit them, etc? atau diem aja dan bilang ini bukan urusan saya?”

😦

hening……udah gitu beberapa orang didepan mulai nangis.

“Saya ga akan nyuruh kalian untuk bertindak macam-macam seperti perlakuan kalian kepada tetangga yang menyakiti ibu tercinta kalian. Tapi, jika kita benar mencintai Allah, maka aneh jika kita merasa ini bukan urusan kita dan diam saja.”

“open your mouth.”

“setidaknya, open your mouth

Disayangkan dengan muslim terbanyak tapi banyak juga miskonsepsi terhadap Islam disini. Maka kenapa orang-orang muslim disini diam saja? Open your mouth. Hanya itu saja, tell the truth. Hadist shahih Bukhari menyatakan bahwa nabi menyuruh kita untuk katakanlah kebenaran itu walaupun hanya satu ayat.

Akan banyak tanggapan orang yang berkata, “it’s not your business”, padahal “a good businessman” adalah ia yang paling banyak mencari keuntungan. Katakan, “this is my business” karena keuntungan saat “open your mouth” dan da’wah adalah akhirat yang jelas lebih abadi. (yang aku pahami, kita akan berdosa kalau tutup mulut saat tahu kemungkaran ada di kanan kiri atau kata lainnya menutupi kebenaran)

QS Al-Ashr adalah surat yang merupakan esensi dari Qur’an. Bahwa, untuk mencapai keuntungan terbesar, kita harus memiliki 4 poin;
1. Iman
2. Amal
3. Mengatakan kebenaran
4. Tolong menolong dalam kesabaran

Berdakwah adalah kewajiban setiap muslim kepada seluruh manusia. Allah menyuruh kita berdawah meskipun orang musyrik tidak menyukai (QS 9:33). Bukan berarti Allah butuh kita, karena mau kita da’wah atau engga, Islam akan tetap menyebar (bisa cek ini). Justru ini kesempatan emas bagi kita sebagai muslim untuk mendapat keuntungan di akhirat.

Diawal dibahas, bahwa dalam QS Muhammad, Allah menyatakan bahwa mudah bagiNya untuk mengganti suatu kaum (yang tidak beriman pada Allah dan Rasul) dengan kaum yang lain yang lebih baik. Maka kokohkan iman dan saling menasehati sesama sebagai bukti sayang kita pada mereka juga agar kita tidak menjadi manusia yang rugi (QS Al Ashr).

8684788ba6422ca565a88f14b41a502c.jpg

 

IMHO

Mendengar kabar dr Zakir Naik akan ke Bandung 3 April kemarin, aku segera daftar. Tapi sayangnya untuk mendapatkan tiket kuliahnya pak Zakir Naik udah lebih harus berjuang daripada berjuang ngambil kelas yang paket A di ol.akademik.itb.ac.id. Hamdalahnya, pukul 09.00 selasa, pendaftaran buka, dan aku berhasil daftar. Tapi, pukul 09.03, aku daftarin mamah, ternyata udah abis :”””) cuman dalam waktu 3 menit :”””) yaudah gaapa.

Hal yang aku sukai dari beliau adalah tentu apa yang ia bawa karena itu beneran konsep dasar Islam banget. Selain itu, beliau menyampaikan Islam dengan “straight to the point” dan efektif. Beliau bukan menyalahkan agama lain, tapi justru mengajak mereka untuk taat pada kitab mereka, bukan taat ke doktrin manusia. Ya, jelas, manusia tempat salah. Sementara Kitab turun sebagai Firman Allah. Bukti yang beliau bawa adalah Ayat Allah (entah itu Bible atau Quran).

Sementara jaman sekarang kalau dengerin obrolan orang ‘intelek’ ngomongin kehidupan, mereka bicara hanya dengan ‘jika’, mangkaning katanya Islam yang ngomong gitu teh :”””) . Misalnya, mereka ga jarang bilang bahwa kita itu reinkarnasi dari hewan, atau, bagaimana kalau iblis itu makhluk kesayangan tuhan dan kita adalah ujian bagi mereka, dan berbagai kisah kisah menarik seru lainnya mengenai penciptaan yang ga ada dasarnya. Dasarnya hanya kepala manusia itu sendiri. Asa ngapain cape2 mikir hal yang udah jelas ada di Kitabullah (dan sejalan dengan sains).

Banyak muallaf yang bersyahadat dihadapan beliau. Itupun karena keinginan mereka sendiri setelah dr Zakir Naik membeberkan fakta dari Quran dan Bible. Tidak ada pemaksaan. Malah waktu kemaren di UPI, setiap yang ingin syahadat, ditanya dulu apakah dipaksa atau engga.

Momen2 melihat mualaf2 yang menangis dan bersyahadat tentu membuat kita jadi ‘melting’ juga jauhhhh lebih melting daripada saat digombalin kamu. Ingus dan air mata ga bisa berenti tiap inget momen itu, saat didepan aku ada teteh yang bersyahadat. Pengen meluk kalau deket mah, dan bilang, hayu sama2 berjuang :””

Sehingga ini mengingatkan kita, apakah ga malu, dari kecil sudah disuapin konsep-konsep Islam tapi malah lalai? Sementara banyak orang diluar sana yang bersyukur telah mendapat hidayah dan tentu mereka mengalami jalan yang sangat terjal dan berliku, juga proses belajar yang luar biasa untuk mendapatkan itu. Sementara sebaliknya, banyak yang sudah tahu Islam tapi lebih memilih dunia dihadapannya.

Ya intinnya aku ngefans sama beliau. Karena emang seharusnya tiap orang Islam menyampaikan apa yang diyakininya kalau ia beneran yakin terhadap Islam dan beneran sayang sama teman-temannya. Beliau adalah sosok orang yang bikin aku bilang: tah, akhirnya ada orang yang melakukan apa yang disuruh Allah, untuk menyampaikan kebenaran tanpa takut, terutama terhadap nonmuslim. Semoga beliau diberi kesehatan dan umur panjang agar dapat menginspirasi banyak orang lainnya. Ya, tiap orang memiliki caranya sendiri dalam menjalankan Islam. Apakah seperti Abu Bakar yang sangat dermawan? Atau Umar yang selalu siap menghunus pedang jika ada yang mengganggu/menghina Allah dan Rasulnya?

Hal yang aku yakini karena sudah diajarin waktu sekolah dulu, bahwa sudah Sunatullah sejak jaman Nabi Adam hingga akhir zaman, orang yang menyampaikan kebenaran akan ditimpakan fitnah. Pun akan aneh kalau beliau yang sangat fenomenal itu tidak ada yang kontra. Banyak. Semoga beliau dan ulama2 di Indonesia diberi kekuatan dalam menghadapi segala tuduhan. Kitapun, sebagai umat muslim, semoga tidak hidup cari aman dimata manusia, tapi siap selalu hidup menjadi hamba Allah.