“Open Your Mouth”

Ini tulisan hasil lecture Zakir Naik kemarin di UPI, Bandung (sesi tanya jawabnya ga ditulis tapi). Judulnya adalah “Da’wah or Destruction” Singkat aja, karena ada yang sekip dan lupa ga dicatet.

Sebelum mulai, beliau mengangkat fakta bahwa Indonesia adalah negara muslim terbanyak di dunia *applause dari penonton*. Tetapi ada fakta lain, yakni sebaliknya, Indonesia bukanlah negara yang menggunakan Quran dan Sunnah.

“Do you love Allah and Rasul more than your family, your mother, your father, or your wife?” Katanya setelah minum sedikit.
“yeeeeeeeeeeeeeeeeeees” jawab peserta. Dalam hati, aku berdoa semoga saat aku bilang yes itu teh ga omdo. Aamiiin.

“Bagaimana kalau saat kalian lagi diluar, ibu di rumah dicaci maki tetangga. Saat kamu pulang, akan ngapain?” tanyanya.

Peserta menjawab macem2; break his leg, hit them, marah-marah, dll

Sekali lagi ditanya, “do you love Allah more than your family, your mother, your father, or your wife?” lagi lagi jawabannya ya.

“bagaimana kalau ada yang menghina Allah, apakah reaksi kalian sama seperti tadi; break their legs, hit them, etc? atau diem aja dan bilang ini bukan urusan saya?”

😦

hening……udah gitu beberapa orang didepan mulai nangis.

“Saya ga akan nyuruh kalian untuk bertindak macam-macam seperti perlakuan kalian kepada tetangga yang menyakiti ibu tercinta kalian. Tapi, jika kita benar mencintai Allah, maka aneh jika kita merasa ini bukan urusan kita dan diam saja.”

“open your mouth.”

“setidaknya, open your mouth

Disayangkan dengan muslim terbanyak tapi banyak juga miskonsepsi terhadap Islam disini. Maka kenapa orang-orang muslim disini diam saja? Open your mouth. Hanya itu saja, tell the truth. Hadist shahih Bukhari menyatakan bahwa nabi menyuruh kita untuk katakanlah kebenaran itu walaupun hanya satu ayat.

Akan banyak tanggapan orang yang berkata, “it’s not your business”, padahal “a good businessman” adalah ia yang paling banyak mencari keuntungan. Katakan, “this is my business” karena keuntungan saat “open your mouth” dan da’wah adalah akhirat yang jelas lebih abadi. (yang aku pahami, kita akan berdosa kalau tutup mulut saat tahu kemungkaran ada di kanan kiri atau kata lainnya menutupi kebenaran)

QS Al-Ashr adalah surat yang merupakan esensi dari Qur’an. Bahwa, untuk mencapai keuntungan terbesar, kita harus memiliki 4 poin;
1. Iman
2. Amal
3. Mengatakan kebenaran
4. Tolong menolong dalam kesabaran

Berdakwah adalah kewajiban setiap muslim kepada seluruh manusia. Allah menyuruh kita berdawah meskipun orang musyrik tidak menyukai (QS 9:33). Bukan berarti Allah butuh kita, karena mau kita da’wah atau engga, Islam akan tetap menyebar (bisa cek ini). Justru ini kesempatan emas bagi kita sebagai muslim untuk mendapat keuntungan di akhirat.

Diawal dibahas, bahwa dalam QS Muhammad, Allah menyatakan bahwa mudah bagiNya untuk mengganti suatu kaum (yang tidak beriman pada Allah dan Rasul) dengan kaum yang lain yang lebih baik. Maka kokohkan iman dan saling menasehati sesama sebagai bukti sayang kita pada mereka juga agar kita tidak menjadi manusia yang rugi (QS Al Ashr).

8684788ba6422ca565a88f14b41a502c.jpg

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s