How to Waste Your Tears Wisely

Suatu pelajaran menarik dari idul adha adalah mengenai pengorbanan. Ketika kini kita mengurbankan atau memberikan sesuatu untuk Allah selalu penuh pertimbangan, maka momen ini mengingatkan bahwa dahulu Ibrahim bahkan rela membawa Ismail anak kesayangannya ke tempat penyembelihan karena perintah Allah.

Rasanya malu sekali.  Mengorbankan waktu untuk mentadaburi ayatNya saja berat, mengorbankan sedikit uang untuk sedekah enggan, lalu masih selalu menuhankan keinginan diri dan kepuasan pribadi. Apalagi kalau kita menjadi Ibrahim yang diperintah menyembelih anaknya sendiri. Masih jauh sekali rasanya.

Sebuah sikap paling fundamental yang dimiliki Ibrahim AS sehingga ia bersikap seperti itu adalah: Ibrahim menjadikan Allah sebagai pelindungNya. Karena Allah lah satu-satunya yang paling Maha Mencintai, Maha Melindungi, Maha Menyayangi. Beliau sangat yakin perintah ini tidak akan menzaliminya. Ternyata benar, pada akhirnya posisi Ismail digantikan oleh seekor hewan ternak.

Maka ketika kini kita terpuruk dalam kondisi buruk, kepercayaan bahwa Allah memiliki pengganti terbaik, skenario terbaik, akan membuat kita senantiasa tenang dan pantang menangis. Saking yakinnya Dia akan melindungi dan mencintai kita. Kesabaran dan tawakkal, selalu menjadi kunci tatkala ikhtiar sudah dimaksimalkan.

Karena barangsiapa menjadikan Allah sebagai Wali, ia tidak akan takut, khawatir, dan bersedih hati. Noted, harus mencoba perlahan mengurangi kesedihan karena duniawi. Air mata kita terlalu worth-it untuk hal hal sepele. Air mata kita juga, terlalu rindu untuk digunakan ketika memahami dan menyesapi kebesaranNya.

—————

Kunci penting untuk diingat:
Perasaaan tenang ketika banyak masalah seberat apapun melanda adalah pertanda kita sudah “benar” menjadikan Allah sebagai pusat kehidupan.

Seberapa banyaknya hutang budi kita pada manusia, kita lebih harus menghambakan pada Allah. Karena segala kenikmatan ini, takdir yang membahagiakan, hanya Ia yang mengatur semuanya. Bukan kepintaran dan segala hal lain mengenai diri sendiri.

Sumber: Ceramah Sholat Idul Adha dan Video Ust. Adi Hidayat

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s