Pengecualian

Setiap hari, setiap saat, dan setiap tindakan membuatku berfikir bahwa semesta selalu mengecualikan aku. Aku adalah tidak ketika semua orang adalah iya. Aku adalah pergi saat semua orang datang. Aku adalah setiap kebaikan yang menjadi debu. Aku adalah setiap jahat yang selalu teringat. Aku juga kau saat kau tidaklah aku. Akhirnya aku menyadari. Akulah yang …

Tempat Tinggal Lucifer

Kau sudah tahu betul bahwa kini para setan senang beranak pinak dan bertelur dibawah kuku kuku manusia. Entah itu kuku seorang selebriti sehabis di manicure, atau bahkan kuku seorang penggali kubur yang sering bermain tanah. Cara mereka bekerja semakin pintar dan tidak mengenal usia. Anak-anak setan itu menetas kemudian bermain di jari-jari manusia sehingga tangan …

Koffie & Zombie

Puisi senja hujan dan kopi adalah teman setia para penyair. Atau pura-pura penyair. Atau perempuan melankolis dan laki-laki penulis prosa. Atau barista. Atau pura-pura barista. Atau para mahasiswa dengan kantung mata hitam--yang tak punya ide syair apa-apa selain kopi. Aku tidak bisa bicara apa-apa tentang kopi. Tidak ada seorangpun dan suatu memoripun terkait dengannya. Kecuali …

Instagram dan Diam

Media sosial selalu menunjukkan sisi positif atau kebahagiaan dari kehidupan manusia. Menunjukkan orang yang suka berjalan-jalan ke tempat bergengsi dan mahal, berfoto dengan kebahagiannya (entah keluarga, teman, atau lainnya), atau memperlihatkan kesuksesan hidupnya seperti lulus kuliah, wisuda, menikah, anak, dan sebagainya. Well, aku juga masuk kedalam tipe orang seperti itu. Mana mungkin aku upload foto …

Perempuan Di Balik Jendela

Kurang lebih sudah 10 tahun kamu selalu berdiri di balik jendela tempat tinggalku. Aku ingat betul, setiap hari Kamis pukul 10, kau selalu berpijak disitu hingga pukul 10.30. Lalu pergi. Aneh sekali. Tahun-tahun pertama, kamu datang bersama dengan tangisanmu dan teriakanmu akan namaku. Kukira kau sudah gila sehingga aku hanya menertawakanmu dari dalam sini, dan …

Hari Pertama

Ini hari pertama dalam hidupmu yang ada dalam hidupku. Hari terakhirku justru menjadi hari pertamamu. Siang itu aku memohon pada malaikat untuk menghadiri mimpi-mimpi manusia. Urusanku belum selesai, kataku memelas. Kini aku memiliki 40 hari untuk menyelesaikan semua perkaraku. 50 hektar tanah dan segala tetek bengeknya sudah kuwasiatkan dalam mimpi adikku. Kematianku cukup muda, aku …

Gosong dan Kosong

Seandainya kalian tahu, aku beruntung menikahi istriku. Aku pencinta makan, lalu ia pintar memasak. Serasi bukan? Aku tahu kau akan bilang tidak. Karena siapalah yang tidak senang memiliki istri yang jago memanjakan lidahmu. Siapa pula yang tidak menyukai makanan. Klise. Tapi tetap saja, aku beruntung. Usia pernikahan kami baru beranjak tahun ke tujuh. Anak kami, …

Everything You Need To Know About How Much #Brexit F*cks All Of Us โ€” Thought Catalog

reblog. As you might have heard, last night the United Kingdom voted to leave the European Union. From the outset, I want to say that I am not an expert in either British or European politics, but Iโ€™m going to try my best to explain why this is actually a big deal. First, the United …

Pengetuk Jendela Kamar

Seperti biasa, malam itu aku mengerjakan tugas-tugas perkuliahan yang sedang menumpuk-menumpuknya. Maklum, tingkat tiga. Tak terasa. Aku biasa belajar diatas kasur, dengan meja lipat kecil didepanku yang diatasnya ada laptop berantakan dan kotor saking aku tidak tahu lagi kapan waktu yang tepat mengurusi kerapihan hidupku karena waktuku terenggut oleh tugas-tugas takberperikemanusiaan ini. Hari ini hari …