Pengecualian

Setiap hari, setiap saat, dan setiap tindakan membuatku berfikir bahwa semesta selalu mengecualikan aku. Aku adalah tidak ketika semua orang adalah iya. Aku adalah pergi saat semua orang datang. Aku adalah setiap kebaikan yang menjadi debu. Aku adalah setiap jahat yang selalu teringat. Aku juga kau saat kau tidaklah aku. Akhirnya aku menyadari. Akulah yang… Continue reading Pengecualian

Advertisements

Limiting Social Media

I've bunch of free time (beside waiting for scholarship announcement and make plans for bussiness with rifa) which means I have chance to do anything unimportant like scrolling my handphone for ages or hanging out with friends every-single-day. I realized that I have to be discipline and limit myself to do such things. So here… Continue reading Limiting Social Media

Journal

Can't believe 2015 was 2 years ago when it feels like yesterday. Yet those memories I wrote on my journal, I almost forgot, but thx to past-shofia who had intention to write down journal so your future-shofia (2017-shofia, i mean) can remembered it all agaiin.  When I see words there in my journal like 'blue',… Continue reading Journal

Ter-mudah terbaca

Aku membaca novel remaja saat masih kelas 6 SD. Membaca kisah perkuliahan saat masih SMA. Dan membaca peliknya berumah tangga saat masih kuliah. Novel-novel kehidupan itu setidaknya membuatku lebih sensitif atas gelagat dan tatapan orang sekitar. Bagaimana mereka berbicara, berbohong, atau berbasa-basi. Atau memuji, atau merendahkan dalam hati. Sehingga aku bercita cita menjadi seorang detektif… Continue reading Ter-mudah terbaca

Koffie & Zombie

Puisi senja hujan dan kopi adalah teman setia para penyair. Atau pura-pura penyair. Atau perempuan melankolis dan laki-laki penulis prosa. Atau barista. Atau pura-pura barista. Atau para mahasiswa dengan kantung mata hitam--yang tak punya ide syair apa-apa selain kopi. Aku tidak bisa bicara apa-apa tentang kopi. Tidak ada seorangpun dan suatu memoripun terkait dengannya. Kecuali… Continue reading Koffie & Zombie